Showing posts with label Batam Centre. Show all posts
Showing posts with label Batam Centre. Show all posts

singapore ciaooo...batam lagi!!!!!!!!!!

Posted by Fico , Sunday, September 16, 2007 12:20 PM


Singapore-Batam 4 September 2007
Sleeping beauty selama di hostel dan bangun jam 8 pagi masih dengan males2an ikutan sarapan gratis dari hostel. Mulai beres2 dan check out jam 10 menuju ke Harbourfront naik taksi kembali dan fico merasa kehilangan pasport dan ternyata dia letakkan didalam backpacknya dan butuh waktu 10 menit (thx to supir yang ingetin, untung gw da prepare didalam tas kecil!!), bayar S$ 17. Nyampe di Harbourfront check in dulu dan harus bayar pajak S$10 (jauh lebih mahal dari masuk Singapore L). Disini kita bisa nyimpan bagasi dan kalo lebih dari 20 kg harus bayar S$1/kg. Balik naik penguin lagi, tapi dapat kapal yang pake ruang makan gitu, jadi kami pilih tempat duduk yang dekat dengan tempat makan.. hehehe tempat duduknya bisa buat tiduran, lumayan buat tidur satu jam. Suasana kapal adem ayem, kita lupa buat beli bekal.. cuma ngiler liat cowok2 makan McD di belakang..nyam..tapi tenang persediaan pop mie sangat membantu dengan membawa air panas dari Betel Box..hehe... Nyampenya sama aja Batam Centre harus ambil dan bawa sendiri dari kapal, kalo dibawain sama porter harus bayar lagi (??). Akhirnya pertualangan yang lebih menantang tiba ketika berada di negara sendiri.




Batam 4-5 September 2007
Turun dari kapal dengan membawa semua beban yang ada menuju ke agen travel mo cari tiket ferry menuju ke jambi soale semua penerbangan Mandala Airlines ke jambi di batalkan dengan alasan ga jelas :( dan ternyata kalo naik ferry batam-kuala tungkal hanya ada jam 9 pagi katanya dan juga harus naik dari pelabuhan sekapang (dari sini juga bisa kok ke Singapore). Waktu kita nyari pesawat batam-jakarta semua flight penuh dan batam-palembang juga penuh yang ada hanya untuk penerbangan besok...siaaaaaallllll. Mau ga mau harus nginap dan kita menuju Nagoya, nginap di Grand Mutiara Hotel, kelas deluxe 290rb/malam ternyata ga seperti judulnya ga bagus lah pokoknya. Tapi lumayan dekat hotel ada Pizza Hut dan membuat kita rada buas untuk memasukkan semua junk food kedalam perut yang da terlatih dengan makanan ga sehat J. Sempatin pastinya ke Nagoya Hill (salah satu mall di Batam), lumayan besar dan cukup buat cuci mata dan menghilangkan rasa Bt dan penat karena harus delay pulang ke jambi. Kita jauh2 pergi ke Thailand tapi ga menemukan sepatu dengan ukuran kaki kita, eh disini ada, lumayn menghibur de (dasar wanita, selalu menyelesaikan masalah dengan belanja J). Batam lumayan juga, cukup rame dan bahasa yang campur aduk, ada yang bahasa melayu campur english, ada yang pake indonesia asli, ada bahasa cina juga. Tidur dengan pulas dan rasanya ingin melupakan bawaan yang harus dipikul kembali sebelum melihat jambi. What a day!!! Ternyata waktu cepat sekali berlalu dan pagipun tiba dan harus siap2 untuk perjalanan jauh lagi. Tentunya ga melewatkan sarapan gratis dari hotel, menunya Indonesia sekali, nasi goreng, mie goreng, ayam goreng, oseng teri-kacang. Tapi mang Indonesiaku, gw suka banget ini setelah makan nasi kurang dari 5x selama 16 hari buat gw rada tersiksa, maklum bo’!!!!

Batam-Kuala Tungkal-Jambi 5 September 2007

Kita berangkat dari sekitar jam 7.30 karena beritanya ferry berangkat 1x yaitu jam 9 pagi sedang kita belum punya tiket. Naik taksi dari hotel ke pelabuhan sekapang bayar Rp 60000 dan ada berita lain yang buat ga enak untuk memulai hari ’jaket ijo andalan gw ilang...huuuaaaahhhhh’. Seingat gw sewaktu turun dari taksi masih nyantel ditas dan waktu packing lagi sebelum keluar hotel da ga ada, waktu lapor ma front office mereka bilang ga ada dan minta nomer hp gw, katanya ntar kalo ada dihubungi tapi mpe sekarang NIHIL. Eniwei, tiba di sekapang baru sadar sudah ada dinegara sendiri. Banyak sekali calo2 dan orang2 dari pihak ferry yang narik2 tas biar ikut tas mereka. Kita rada bingung karena sepertinya ada sekitar 4-5 ferry yang berangkat, ada yang jam 9 dan jam 11 menuju Kuala Tungkal. Ternyata kita dapat berita yang salah, kalo ada yang jam 11, kita ga perlu nginap kale. Kita ikut ferry ’marina’ bayar Rp 230000 tapi rasanya BT dan was2 karena diisi dengan banyak orang bahkan pake bangku tempel segala dengan banyak barang2 muatan lain, Puji Syukur aja de ga tenggelam walo mesinnya sempat mati sesaat makanya kita telat 2 jam tiba di Kuala Tungkal so bagi sodara2 kalo ga kepaksa jangan naik ferry de kalo mo menuju Kuala Tungkal or Jambi. Tiba di Kuala Tungkal sekitar jam 5 sore dan lebih parah lagi para supir angkot malah berani megang supaya ikut mobil mereka, dan ga ngerti kita bilang ’Ga!!!’. Mereka gak percaya bawaan kita beratnya sampe 40-an kilo total, jadi main tarik aja, tapi waktu disuruh angkat beneran baru tau ! dan si abang2 salut ama kita yang bisa ngangkat beban seberat itu dengan gaya cuek (padahal hikksss !!). Mang Indonesia luar biasa, butuh perjuangan dan keberanian yang ekstra kalo mo jalan2 keliling Indonesia J. Akhirnya menemukan satu mobil buat mengantar kita menuju rumah fico, sekitar jam 9 malam tiba dengan selamat dengan disambut ma mama fico didepan pintu pagar dan terima kasih Tuhan da tiba dengan selamat dan semua beban bawaan bisa di simpan dengan selamat.

Stuck in Batam (...& sick)

Posted by Fico , Tuesday, September 4, 2007 2:23 AM

The best thing about going from Harbour front ? they checked your luggage in.
I don't have to carry my 23kg's back pack while i try to wake up from the flu medication. Hehehehe...
But the sun is still shining, i feel happy because finally the trip is almost over..
During the ferry trip i were just sleep, while Maria awake and listen to her MP3. I just feel exhausted, and maybe because the weather at singapore that made me feel tired all sudden (raining all day).
We got a different Penguin boat, its much better than the one that we got when we left Batam to Singapore. At least this one had a dining room, where we sit. Its a good chioce because in here we could sleep because the seat is bigger, and had a table between the seat.
The weather little bit cloudy but the wave is not so big. We made pop mie for each of us. We forgot to buy something in Harbour Front. Beside that actually before leaving we feel little bit full after the break fast.
We finally arrive in Batam, but alas !! all the flight are full, even to Palembang !!!! so were staying for a night in Batam (new adventure).
Were staying in Nagoya, the hotel name is Grand Mutiara. Taxi driver that drive us suggest to stay at Nagoya because it's in between Batam Centre and Sekupang pier where we should take boat to Kuala Tungkal. First we want to seek hotel near Sekupang, but he said there were less choice there, so we said, Nagoya is all right. It's not a vancy hotel. But its better than hostel tho.
I am not feeling so well, i had flu, i got headache and fever. But i will survive until back home (i had to!!).
I already call my mom so she dont need to worry.
Batam is not really "safe" for girls, that's my experience when i work at woman advocacy, to prefent trafficking. Most of womans in Indonesia are "sell" in here. Bad..bad place.
But i've seen worse so we will be okay. I never been here so it's quite experience too tho.
We had our lunch at Pizza Hut, i ate alot. At least our hotel is close to PH. (Another junk food).
We went to Nagoya Hill just to look around something. (Hehehe.. girls..). Its short of a shopping centre. Huge enough to explore all day after our journey from Singapore. We just want to make sure that we didn't missed anything !
Maria got a new cutie shoes with heels, cute. I bought my self a sexy shoes and a boot !! and its all Edward Forrer (sorry about the blurry pic, its from my cellphone). I'll use the boot sometimes to work, and i am so excited to think about that. And about the sexy heels ? i will use it for special occasion.
I got upset thinking that .. Bangkok doesn't have my shoe size, its so unfair !! my size is 41.. and their biggest shoe size is 40... same like most Indonesia shoe shop.
We're girls.. we're dying for shoes !!
We went back to hotel at 5.30 afternoon. We went to buy crispy banana fries near our hostel for Rp 10.000,- (i never eat fried banana this expensive before!!).
We take rest, Maria sleep fast, i still watch tv until 9. I think its because flu i can't really sleep.
We woke up at 5, and take breakfast at 6.30 with friend rice and fried noodles and eggs with orange juice (hehehhe).
We check out at 7.30 and then went to Sekupang. From our hotel the taxi flat rate is Rp 60.000 to Sekupang.
Sekupang ?? bad, dirty, full of "calo" that offer you ticket and pulling your 23kgs backpack.
We got "Sabang Marindo" ferry ticket and it cost us just the same price with the airplane ticket Rp 235.000,- . The ferry will depart at 9 am.