chiangmai-singapore

Posted by Fico , Monday, September 3, 2007 2:01 AM

Chiangmai-Singapore 3 September 2007

Penerbangan jam 9 pagi tapi kita da membuka mata jam 5 pagi dan jam 7 kurang sudah ready menuju ke bandara karena khawatir ga dapet tuk2 or songthew. Ternyata pagi2 songthew or tuk2 da berkeliaran dan tuk2 dengan sombongnya ga mau nganter ke bandara yang dekat (cuma 10 menit) ga kurang dari 60 baht dan tiba2 songthew lewat dan rasa trauma masih melekat aku coba untuk sombong dan bilang ke bandara mau 50 baht berdua, eh dia langsung aja jawab ya…’tarik mang!!!!!!!!’. Ada 2 orang wanita Australia yang nginap disebrang jalan mo kebandara juga so dia ikut bareng dengan harga yang sama.

Kami ga tau berapa berat backpack kami dan sepertinya kami khawatir lebih dari 40 kg (seharusnya bagasi hanya boleh 15 kg tapi kita da bayar lebih untuk nambah 5 kg lagi). Ga nyangka beban kita berdua dengan 3 backpack 39.3 kg, sebenarnya lebih tapi karena tas fico agak nempel ke dinding meja so beban berkurang sedikit…hehe…lumayan so ga perlu bayar (hanya tas fico 23 kg, maknyos de ngangkatnya!!!).

Penerbangan dengan Tiger Airways (ga perlu bayar pajak juga karena sudah masuk semua dalam pembelian tiket) seperti kemaren cukup lumayan walo cuaca masih tidak terlalu baik, banyak guncangan2 kecil yang buat deg2an. Perjalanan 2 jam buat kepala pusing dan sulit untuk tidur. Di bandara kita heboh buat foto2 dan minta tolong ke seorang bapak bule, kita bilang buat dokumentasi blog kita dan ternyata dia seorang tutor tentang blog dan minta alamat blog kita, ga tau de dia baca apa ga or ngerti pa ga soale sebagian ditulis dalam bahasa Indonesia.

Tiba di Changi dengan selamat, amin!!!!!!! Melewati imigrasi da ga takut lagi, keciilllll!!!!!!

Singapore 3-4 September 2007

Singapore lagi, recek jam kembali, 1 jam lebih awal. Kembali ke hostel yang lama dengan naik taksi, bayar S$12, lumayan mahal euy. Singapore hujan, ga biasanya dibulan2 sekarang. Mo tidur terganggu ma suara anak2 dari korea yang nginap dikamar, da diomongi mereka cuma bisa bilang ’sorry’. Rasa dingin mengundang lapar dan kami makan ’ayam penyet’ S$7.5/porsi. Karena ga bisa tidur kami jalan2 naik MRT ke Orchad Road (pastinya disepanjang jalan ini banyak mall!!!) dan di Ngee Ann City ada pertandingan barong sai, lumayan menghibur. Ga terlalu excited lagi selama di Singapore, apa karena kecapekan dan rasa was2 ga tau mo naik apa ke jambi dari Batam plus fico rada gak enak badan gara2 keguyur hujan (gara2 capek juga kali yakk, gw juga tapi kan rada beda, da terlatih selama jadi field operator yang sering ujan2an karena harus back on line equipment tapi gaji ga naek2...huuuaaaahhh). Balik ke hostel setelah makan di Burger King’s trus ke apotek buat beli obat flu buat fico (hehhehe...). Apotekernya gak mau ngasih obat kayak paracetamol dll gitu tanpa ada resep dokter (whaaalllahh) jadi cuma beli obat batuk woods aja sama vicks aja. Gw heran kok ada aturan gitu ya padahal di Indonesia obat kayak gitu di jual bebas, bahkan bebas banget!!!


0 Response to "chiangmai-singapore"

Post a Comment

There was an error in this gadget